Wednesday, October 16News and Features

Donasikan 5.000 buku, APL Ingin Tingkatkan Literasi Anak Indonesia

JAKARTA – Selain berbuka puasa, YAPL bersama PT Prima Buana Internusa (Inner City Management) mendonasikan 5.000 buku untuk anak-anak Indonesia. Kegiatan itu dilakukan oleh Yayasan Agung Podomoro Land bersamaan dengan buka puasa bersama 1.200 anak yatim piatu di Hotel Pullman, Central Park pada Selasa (22/5/2018).

Dalam kegiatan ini, Yayasan APL dan Inner City Management selaku pengelola properti yang merupakan unit usaha Agung Podomoro Group melakukan Corporate Social Responsibility (CSR) Program “Seribu Buku, Sejuta Pengetahuan”. Program ini melibatkan para penghuni dari kawasan-kawasan APLN untuk berdonasi buku anak-anak, sekaligus memperingati Hari Pendidikan Nasional serta Hari Kebangkitan Nasional pada 2 dan 20 Mei 2018.

Program “Seribu Buku, Sejuta Pengetahuan” didasarkan pada data dari United Nations Educational, Scientific, and Cultural Organization (UNESCO) yang menyebutkan bahwa Indonesia berada di peringkat 60 dengan tingkat literasi rendah.

Persentase minat baca anak Indonesia hanya 0,01 persen. Artinya, dari 10.000 anak bangsa, hanya satu orang yang senang membaca. Data ini menunjukkan tingginya minat baca di Indonesia masih tertinggal jauh dari Singapura dan Malaysia.

Ketua Yayasan APL yang juga Wakil Direktur Utama APLN, Indra Wijaya Antono, menjelaskan kegiatan ini sekaligus meningkatkan literasi anak-anak Indonesia. Program ini pun selaras dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayan yang tengah gencar meningkatkan budaya membaca di anak-anak.

“Kami ingin memberikan kemudahan akses kepada anak-anak untuk membaca buku. Kami berharap minat baca anak-anak semakin meningkat dan program ini diterima masyarakat luas,” kata Indra Wijaya.

Program donasi buku ini sudah dimulai sejak awal Maret sampai 22 April 2018 lalu. Selama periode tersebut, buku-buku telah terkumpul dari para penghuni yang melibatkan lima kawasan antara lain Podomoro City, Grand Emerald, Gading Nias, Green Bay Pluit, dan The Lavande. Yayasan APL membagi-bagikan buku tersebut secara serentak ke beberapa lembaga, Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA), dan sekolah-sekolah.

Bambang Setiobudi, Direktur Utama PT Prima Buana Internusa (Inner City Management), menyebutkan bahwa awalnya hanya menargetkan 1.000 buku, yang terdiri dari buku pelajaran, buku cerita, buku pengetahuan umum, serta mainan yang layak secara fisik.

“Kami tak menyangka bisa mendapatkan 5.000 buku dan jauh melebihi target. Setelah melihat antusiasme para penghuni yang besar, Kami akan terus menjalankan program positif ini. Kami ingin berpartisipasi dalam meningkatkan pendidikan anak-anak Indonesia,” ujar Bambang.

Buku-buku tersebut selanjutnya diserahkan kepada Himpunan Mahasiswa Studi Klub Sejarah Universitas Indonesia dan Ikatan Mahasiswa Maluku Tenggara Barat, yang nantinya akan dijadikan bagian dari program bakti sosial. (PM/Foto: Bisnis)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *