Wednesday, October 16News and Features

Shezy Idris Mikir Tiga Kali Kalau Diajak Shooting

JAKARTA – Ia terlihat lugas saat berceritera tentang betapa ia menikmati aktifitasnya sekarang ini. Mengenang masa-masa ketika masih sibuk membintangi sejumlah sinetron, FTV maupun layar lebar, bintang film layar lebar Butterfly (2010) ini dirinya akan berpikir 3 kali untuk putuskan kembali ke lokasi shooting.

Sulung kelahiran 6 Oktober 1981 ini mengaku, dirinya sangat suka dengan aktifitas shooting. Apalagi ia sudah menjalani itu sejak usia 18 tahun, kala masih duduk di bangku SMA. Tetapi ia juga realtistis. Dirinya tidak sendiri lagi saat ini. Ada keluarga yang harus diperhatikan, terutama kedua anaknya yang masih kecil-kecil.

“Punya anak dua orang yang masih kecil-kecil itu sulit kalau harus menghabiskan waktu berjam-jam di lokasi shooting. Apalagi, dua-duanya sama-sama saya berikan ASI eksklusif. Jadi enggak putus-putus tuh, anak pertama baru lepas, saya langsung dapat anak kedua yang juga sama, ASI eksklusif juga,” ujar Shezy Idris saat ditemui di sela-sela bazar artis yang ia gelar di Mal Mangga Dua Square.

Ia ingin menjadi ibu rumah tangga yang fokus mengurus suami dan anak-anak. Tetapi ia juga butuh kegiatan dan sosialisasi. Akhirnya dipilihlah event organizer sebagai bisnis yang dijalaninya.

“Sudah empat kali saya ngadain bazar artis di Mangga Dua Square dan itu baru mulai Januari 2017. Jadi setiap bulan saya ajak teman-teman artis untuk datang buka stand di sini dan untuk tahap sekarang-sekarang ini saya masih gratiskan.”

Balik lagi soal anak, dengan kegiatan seperti ini, Shezy memiliki keluasan untuk bisa mengajak anaknya ke lokasi kerja. Ketika dirinya sedang sibuk mengawasi jalannya bazar, anak-anak bisa bermain, berputar keliling di mal.
“Awalnya sih aku gabung sama teman-teman bikin event organizer. Tetapi setelah itu aku dapat lokasi di sini, di Mangga Dua Square ya aku akhirnya ngadain sendiri,” kisahnya.

Selain venue milik pengembang ternama, PT Agung Podomoro Land Tbk., alasan lain mengapa dirinya memilih Mangga Dua Square adalah karena karakter mal-nya yang pas dengan konsep event yang dia adakan. Karena yang diadakannya adalah bazar artis maka dirinya harus mencari lokasi yang animo akan kehadiran artis di warga setempat masih tinggi.

“Kenapa pilih Mangga Dua Square, karena pertama aku lihat peluang. Kalau masuk mal besar, apalagi bawa artis, ya enggak masuk. Aku lihat lingkungan masih banyak perumahan, warganya masih banyak yang pengen liat artis. Terbukti, sudah yang ke-4 kali ini sukses semua.”

Kendati tergolong sukses dengan 4 kali bazar yang dia gelar di Mangga Dua Square ini, dirinya senantiasa memberikan atensi yang tinggi kepada teman-temannya yang ikut di dalam bazar itu. Di sela-sela bazar, Shezy akan datang menghampiri satu per satu booth teman-teman untuk sekadar menanyakan bagaimana penjualan mereka hari itu.

Dari sekira 20-an artis yang diajak Shezy dalam bazar ini, ada beberapa nama yang senantiasa hadir dalam event-nya, ada Nikita Mirzani, Ricky Cuaca, Kiki Amalia, Popi Bunga dan lain-lain. Mereka bisa berjualan apa saja di dalam stand mereka. Ada yang menjual pakaian bekas shooting mereka, juga busana hasil produksi mereka sendiri, serta makanan-minuman dengan syarat tidak boleh ada kompor di dalam area bazar.

Sehari-hari, waktu kerja Shezy relatif fleksibel. Dia bisa datang ke lokasi bazar agak siang dan pulangnya saat semua booth sudah ditutup, sekira jam 20.00 malam. Anak-anaknya pun diajak serta dan sejauh ini menurut dia, mereka nyaman.

“Suamiku juga mendukung kegiatanku ini. Menurut dia, yang penting aku sehat dan anak-anak juga sehat.”
Perempuan yang lebih suka memerankan karakter non-antagonis ini merasa lebih cocok di bisnis ini. Dari Mangga Dua Square di kawasan Mangga Dua Jakarta, dirinya berharap dapat mengembangkan bisnisnya ini di mal lain. Ia ingin mengembangkan bisnis ini sembari fokus untuk menjagai kedua anaknya.

“Sejak dahulu orang tua saya berpesan, kalau mau shooting, jadikan itu sebagai hobi saja. Jangan jadikan itu sebagai pekerjaan utama dan itu yang saat ini sedang saya jalankan,” tutupnya. (Ferdinand Lamak)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *