Wednesday, October 16News and Features

Lorca Langit Biru, Desainer Muda Asal Indonesia di Australia

Desainer muda Indonesia yang eksis di Australia, Lorca Langit Biru (Foto: Koleksi LLB Discover)

JAKARTA – Bagi yang mengetahui namanya, sudah dapat menebak LLB adalah akronim dari nama si pemilik firma. “Betul sekali, Discover LLB dibuat atas nama saya Lorca Langit Biru. Saya ingin agar kita warga Indonesia tidak hanya jago kampung! Kita harus bisa bersaing di tingkat global terutama di era pasar global dan tentunya tidak melupakan akar dari tanah kelahiran saya di Indonesia, yang menurut saya merupakan keuntungan besar menjadi seorang Indonesian,” ia mulai berkisah kepada majalah ini dalam sebuah wawancara.

Uniknya lagi, ia tak melepaskan sentuhan desain karya Discover LLB dengan Indonesian content yang oleh dia dimaksudkan untuk memperkenalkan what’s best of Indonesia to the global market terutama pasar Australia.

“Saya juga mempromosikan produk-produk Indonesia seperti artworks untuk melengkapi proyek-proyek kami yang tim kita pilih langsung dari seniman-seniman di Indonesia. Respon klien so far were amazing!

Sampel-sampel artworks dari Indonesia yang digunakan oleh Discover LLB selama ini dapat dilihat di www.discoverllb.com/artwork.

Lantas bagaimana bonafiditas karya dari Discover LLB sejauh ini? Lorca menjawab, klien-kliennya sudah mengetahui kualitas dari brand Discover LLB dan luxury furniture brand mereka yang berkiblat pada Australian Standard Living Quality Control.

“Kita tahu Australia memiliki standar living yang sangat ketat dan terus dipantau oleh government dan independent team. Untuk proyek-proyek, kita sudah kira-kira lebih dari 30 residentials di penjuru Perth, Australia. Untuk pengerjaannya, kita biasa ber-partner dengan support team kami seperti building designer dan furniture manufacture.”

Setiap proyek, lanjut dia, selalu memberikan tantangan yang berbeda beda, tetapi dengan support team yang dimiliki, Lorca selalu memenuhi setiap tantangan kebutuhan para klien dengan memuaskan. “Inside dari setiap tantangan adalah komunikasi dan mendengar!”

Bicara tentang ciri khas dari karya Discover LLB tak akan lepas dari credo yang dipegangnya yakni less is more. Desain-desain yang dihasilkan oleh firma ini selalu dalam bentuk-bentuk yang sederhana, karena mereka percaya ketika klien sudah tinggal dan menambahkan pernak-pernik personal mereka, hunian mereka menjadi pas, tidak over-crowded.

Ini ciri khusus dari desain Discover LLB yang selalu mengedepankan simplicity, dengan garis-garis desain yang tegas dan detail yang selalu difikirkan untuk practicality, function and aesthetic. “Kita tidak ingin mendesain sesuatu yang menjadi cluttered ketika klien kita menaruh barang-barang personal mereka.”

Sebagai orang Indonesia, Lorca punya kesan tersendiri ketika membangun sebuah bisnis di Australia, khususnya Perth. Kota ini sangat kompetitif karena sebagai kota terbesar ke-4 di Australia dengan populasi hanya 2 juta jiwa, selain banyaknya firm-firm sejenis yang sudah terlebih dahulu established, kondisi social economy Perthian (sebutan untuk warga Perth) adalah cenderung menyimpan uang dibanding membelanjakannya, terlebih semenjak ‘mining boom’ berakhir 5 tahun yang lalu.

“Untuk memasuki pasar baru ini, saya percaya bahwa kami memerlukan sesuatu yang baru di market, dan dengan support team yang solid yang bergerak di berbagai bidang, kami mampu menawarkan all in service kepada klien kami, dari awal perencanaan hingga menyetel baju di wardrobe,” kisahnya.

Terobosan yang dilakukan oleh Discover LLB adalah mengadakan educational workshops untuk mengedukasi Perthian, yang mana aktifitas ini belum pernah dilakukan oleh firma-firma interior desain lain di Perth.

Saat ini, Lorca mengaku membidik proyek-proyek semua kelas mulai dari AUD20,000 hingga unlimited. Salah satu proyek interior yang baru mereka kerjakan ber-partner dengan firma building design terkemuka di Perth.

“Kita mendesain sebuah hunian hanya dengan furnitur dari Italia, custom made meja makan dengan marmer asli Italia dan kabinet TV sekaligus display dan storage yang mewah. Untuk kabinet TV nya saja, harganya sekitar AUD25,000. Klien-klien kita menginginkan eksklusifitas, personal service dan barang-barang yang personalized.”

Keunikan proyek yang dikerjakan oleh Discover LLB juga dapat dilihat dari apa yang saat ini sedang mereka kerjakan. Sebuah proyek hunian baru dimana, Lorca dan tim mendesain meja makan sepanjang 4 meter solid wood tanpa join dengan kaki meja, terbuat dari akrilik sehingga terkesan mejanya mengambang.

“Dan ini akan menjadi the only one dan ekslusif, dan klien kami willing to pay for the price of exclusivity.”
Meski mengerjakan proyek di Australia, hingga ke China, Lorca senantiasa mengikuti perkembangan dunia desain dan arsitektur di Indonesia. Ada apresiasi, namun ada juga catatan yang diberikan sebagai seorang desainer muda yang masih idealis pada karya-karya seni yang perfeksionis.

“Ketika saya pulang ke Indonesia, saya kagum dengan banyak bangunan-bangunan megah dan unik. Mereka mempunyai konsep-konsep menarik dan luar biasa! However, ketika eksekusinya terlihat sekali bahwa banyak step-step yang di cut, jadi sayang terlihat kurang maksimal dan beberapa malah merusak desain. Ambil contoh, terminal baru bandara Soekarno Hatta,” sambungnya.

Keberhasilannya dengan Discover LLB yang secara legal terdaftar di pemerintah setempat pada 2014 ini, tak lepas dari tiga prinsip utama yang ia genggam.

Trust, originality dan personalized services. Word of mouths dari previous klien menjadi salah satu fondasi penting ekspansi bisnis kami, karena mereka lebih percaya karena relasi mereka sudah memakainya sendiri.”
Tak hanya itu, ia mengingatkan juga pentingnya peran marketing yang inovatif untuk dapat memenangkan persaingan di jaman ini. Selain eksis di social media, workshops, dan kompetisi-kompetisi dengan hadiah voucer makan atau sejenisnya, pihaknya juga akan meluncurkan video-ads yang akan diputar di social media juga. “Jadi ya tetap inovatif!”

Kepada generasi muda seusianya maupuan sejawat se-profesinya, Lorca berpesan singkat, “Ya mari kita kerja demi masa depan yang lebih baik dari hari ini!”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *