Wednesday, October 16News and Features

Azzedine Alaia, Desainer Ternama Era 1980-an Tutup Usia

Azzedine Alaia, sang desainer ketika berada di Perancis (Foto: alaia.fr)

JAKARTA – Dunia fesyen sedang berduka. Azzedine Alaïa yang dikenal sebagai desainer ikonik era 1980-an tutup usia akibat gagal jantung pada Sabtu (18/11). Alaïa meninggal dunia pada usia 77 tahun. Desainer kelahiran Tunisia ini terkenal akan struktur dan jahitan yang unik pada rancangannya. Tak seperti desainer lain kala itu, ia menolak untuk tunduk pada pasar dan memilih tetap berkarya dengan idealismenya.

Dilansir dari laman Women’s Wear Daily (WWD), Alaïa memang pencipta tren di masanya. Saat itu ia meraih popularitas berkat rancangan gaun malam, busana dari rajutan serta busana berbahan kulit yang pas di tubuh. Ia pun dijuluki “The King of Cling” karena busananya begitu pas di tubuh layaknya kulit kedua pemakainya.

Alaïa sempat menyebut Carla Sozzani, pendiri konsep perbelanjaan 10 Corso Como, serta supermodel Naomi Campbell sebagai orang-orang terdekatnya. Ia pun punya deretan pelanggan dari kalangan orang terkenal seperti Tina Turner, Michelle Obama, Victoria Beckham, Lady Gaga, juga Miley Cirus.

Pada WWD, Sozzani berkata bahwa Alaïa meninggal dalam keadaan tenang tanpa menderita sakit. Sebelum meninggal, mereka sempat menghadiri pembukaan pameran Leïla Menchari di Grand Palais, Paris, Selasa (7/11).

Tak hanya Sozzani yang kehilangan, tapi juga deretan pemilik rumah mode yang juga dekat dengannya.

“Hari ini kita kehilangan orang yang jenius. Kakak saya Gianni dan saya begitu menyayangi dia dan mengangumi dia tak hanya karena kreatifitasnya yang unik, tapi yang terpenting ialah dirinya dan hatinya yang besar. Dia meninggalkan tanda yang tak akan pernah hilang dari dunia fesyen dan anak saya Allegra dan saya sangat merindukannya,” ungkap Donatella Versace dikutip dari WWD (18/11).

Rasa kagum akan karya Alaïa juga diungkapkan oleh Jean Paul Gaultier. 

“Seorang ahli yang dengan brilian mengombinasikan teknik, couture, tradisi dan modernitas. Bentuk tubuh seorang perempuan yang paling cantik di dunia berhasil diwujudkan Azzedine Alaïa,” katanya.

Etos kerja Alaïa memang berbeda. Ia selalu yakin dengan caranya. Saat desainer lain beramai-ramai memamerkan karya saat jadwal-jadwal fashion umumnya, ia berani membuat ‘jadwal’ sendiri di luar itu. Bahkan dalam wawancara dengan WWD tahun lalu, ia berkata bahwa fashion tak lagi sebuah kreasi.

“Ini jadi pendekatan industri. Bagaimana pun, ritme koleksinya begitu bodoh. Tidak ada keberlanjutan. Terlalu banyak koleksi,” ujarnya.

“Kenyataannya, saya bekerja lebih dari yang lain. Itu bedanya. Saya tidak membuat 8 koleksi tapi saya terlibat dalam segala sesuatu dari awal sampai selesai. Saya juga mengontrol pengiriman, memantau toko, mana yang bagus mana yang tidak.”

Ungkapan duka juga mengalir lewat media sosial. Marcs Jacob menuliskan : “Seniman yang sebenarnya, seorang yang jenius dan ahli. Dia selalu baik, bersahabat dan mendukung saya. Dia menyambut saya saat pertama kali tiba di Paris. Kami punya petualangan besar dan waktu menyenangkan bersama. Bakatnya tak bisa dibandingkan dan dia orang yang menyenangkan, nakal dan unik. Kecantikan tiada bandingnya yang ia ciptakan tak akan lekang oleh waktu dan selamanya tak akan dipertanyakan. Saya berdoa agar Azzedine beristirahat dalam damai.”

“Hari yang menyedihkan. Beristirahatlah dalam damai @azzedinealaiaofficial Dunia tak lagi indah tanpamu. Kamu adalah seorang ahli dan satu dari inspirasi besar saya,” tulis Victoria Beckham.

Tak hanya Beckham, penyanyi Madonna dan Lady Gaga pun mengungkapkan dukanya lewat akun Instagram mereka.

“Tuhan memberkatimu. Jiwa yang indah dan berbakat, Azzedijne Alaia. Saya begitu beruntung mengenal dia. Bekerja dengannya, tertawa dengannya. Semoga dia beristirahat dalam damai,” tulis Madonna.

Gaga pun menuliskan :” Saya akan berduka selamanya atas kepergian teman saya. Seorang yang jenius tak hanya fasyen tapi juga hatinya. Dia adalah seorang raja dan punya standart tinggi dalam desain dan etika kerja. Dia begitu penolong, penyayang dan hatinya murni. Saya melihatnya dalam karya tangan dalam tiap helainya, jarinya menyentuh kain layaknya puisi. Dia ingin memberi kami makan, dan memasak dengan tangannya, mengobrol berjam-jam di meja sementara anjingnya berlari menghampiri dengan bahagia mencium aroma masakan. Ia istimewa, ini hanya pendapat. Berkata bahwa ia penting dan berpengaruh dalam fesyen tidaklah cukup. Tak ada seorang pun yang melakukan apa yang dia lakukan. Tak ada seorang pun yang tahu tubuh wanita kecuali dia. Dia seharusnya diperingati sebagai satu dari desainer terbesar di dunia. Saya menyayangimu Azzedijne. Saya begitu berduka, saya tak sanggup mengatakan selamat tinggal. Saya mencintaimu.” (CNN/FL)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *