Wednesday, October 16News and Features

11 Hal Ini Perlu Diketahui Sebelum Beli Apartemen

JAKARTA – Tawaran produk apartemen kini hadir dimana-mana. Masing-masing mengandalkan keunggulannya dari berbagai macam segi. Tak jarang, konsumen pun dibuat bingung lantaran sepintas tidak ada hal berbeda antara satu tawaran dengan lainnya.

Nah, berikut ini 11 hal yang penting untuk Anda ketahui sebelum membeli apartemen:

#1 Lokasi apartemen

Lakukan survei terlebih dahulu mengenai situasi dan kondisi area tempat tersebut.

Apakah tempat tersebut aman (tidak rawan pencurian)? Bagaimana dengan akses kendaraan atau transportasi publik yang mudah serta dekat? Apakah lokasi tersebut rawan banjir? Bagaimana akses ke jalan tol dan terutama ke tempat kerja Anda?

Selain itu, Anda juga dapat bertanya kepada beberapa penghuni apartemen tersebut perihal keberadaan apartemen dan juga kenyamanan serta ketertiban dari para penghuni apartemen. Buat data setiap apartemen yang menjadi target incaran Anda.

Datangi sebanyak mungkin apartemen yang sesuai dengan kriteria yang Anda catat sebelumnya.

#2 Tanyakan Harga Apartemen

Jika Anda sedang berhadapan dengan developer, jangan malu untuk bertanya mengenai harga dan fasilitas yang didapatkan sebagai penghuni apartemen.

Disamping, mendengar setiap saran dan informasi dari pengembang (developer), ada baiknya Anda tidak menelan setiap informasi itu tanpa membandingkan penilaian dari pihak lain, seperti kenalan Anda yang mengerti tentang bagaimana membeli sebuah apartemen.

Tentunya Anda ingin mendapatkan apartemen yang sebanding dengan harga yang Anda bayarkan bukan?

#3 Cek Setiap Fasilitas

Setelah Anda mempersempit pilihan Anda terhadap 2 hingga 3 apartemen yang akan Anda incar, cek kembali setiap fasilitas yang disuguhkan kepada para penghuni apartemen.

Misalnya, cek supermarket, akses kendaraan umum, tempat parkir, rumah sakit terdekat, sekolah, jarak dengan tempat kerja Anda, fasilitas gym atau ruang kebugaran dan lain sebagainya.

Anda perlu meluangan waktu untuk kembali mengecek beberapa hal tersebut.

Selain itu, ada juga pertimbangan apartemen dari segi ukuran mulai dari studio 22m2, 1 kamar tidur 34m2 dan dua kamar tidur 39m2.

Carilah tipe apartemen yang sesuai dengan kebutuhan, bukan keinginan. Jangan hanya karena mempertimbangkan gengsi mengakibatkan keuangan Anda malah menjadi tidak sehat.

#4 Pilih Tempat Hunian Apartemen yang Aman dan Nyaman

Lihat sekeliling apartemen dan lingkungannya, apakah apartemen yang Anda incar tersebut dekat dengan bar atau café atau bahkan tempat-tempat prostitusi yang belum terjamah oleh pihak pemerintah setempat.

Anda tentu saja ingin memiliki tempat hunian yang aman, tidak ada orang yang mabuk-mabukan, apalagi terganggu dengan kebisingan dunia malam.

Pertimbangkan pengaruh hal-hal tersebut terhadap keamanan keluarga Anda terutama anak-anak Anda.

#5 Bertanya Usia Bangunan Apartemen

Sebelum memutuskan untuk membeli apartemen, ada baiknya Anda juga menanyakan tentang usia dari bangunan apartemen yang akan Anda beli.

Sebaiknya, Anda tidak membeli apartemen yang berada pada bangunan yang telah tua usianya. Keamanan Anda tetap yang utama bukan?

Jangan sampai Anda tinggal di sebuah apartemen dengan kondisi bangunan yang telah tua dan rapuh.

#6 Amati Fasilitas Keamanan

Amati setiap fasilitas keamanan yang disediakan oleh pihak apartemen.

Apakah pos satpam dan setiap pekerjanya melaksanakan tugas dengan bertanggung jawab? Apakah pernah terjadi beberapa kasus perampokan atau pencurian dalam waktu beberapa bulan atau tahun terakhir dengan intensitas yang cukup tinggi? Apakah kamera CCTV tersedia dan berfungsi dengan sangat baik?

Cek dengan saksama setiap hal tersebut dan pastikan bahwa semuanya ada serta berfungsi sebagaimana mestinya.

#7 Cek Pancaran Sinar Matahari

Dalam mencari kamar apartemen yang nyaman, tentu saja Anda tidak boleh melewatkan pancaran sinar matahari pagi yang harus bisa masuk ke setiap celah jendela apartemen Anda.

Sinar matahari pagi dan pancaran sinarnya membuat ruangan apartemen Anda tidak lembab dan menghindarkan Anda dari berbagai penyakit yang tidak diinginkan.

Pastiakan ruangan apartemen Anda tidak terhalang oleh gedung lain sehingga Anda masih dapat menikmati keindahan suasana balkon dan pancaran sinar matahari setiap harinya bersama keluarga Anda.

#8 Perhatikan Informasi Biaya Apartemen

Jangan lewatkan beberapa informasi penting mengenai apartemen incaran Anda, seperti biaya perawatan gedung, biaya keamanan dan kebersihan, biaya air dan listrik, pajak kota, pajak properti, dan beberapa aspek umum lainnya.

Kebanyakan orang tidak memikirkan dan melewatkan setiap informasi yang seharusnya diketahui dengan saksama.

Anda perlu mencari tahu, apakah setiap biaya perawatan sudah disertakan ke dalam tagihan Anda, termasuk biaya sewa parkir mobil Anda. Tidak banyak yang tahu jika ternyata ada beberapa biaya tambahan di luar tagihan yang seharusnya Anda bayar.

#9 Lahan Parkir untuk Mobil

Jika Anda memiliki mobil, Anda tentu harus bertanya kepada pihak pemasaran apartemen, apakah ada biaya ekstra untuk lahan parkir yang Anda perlukan untuk memarkirkan mobil Anda.

Periksa dengan penjual apartemen jika tempat parkirnya tersedia untuk Anda. Jika pemilik Anda sebelumnya tidak memiliki kendaraan, bicaralah dengan sekretaris masyarakat dan mintalah tempat parkir.

#10 Pelajari Reputasi Developer dan Sertifikat Bangunan

Pelajari rekam jejak atau reputasi developer dan juga sertifikat bangunan. Jika Anda membeli sebuah apartemen, Anda 100% bergantung pada developer. Banyak kasus bangunan apartemen yang ditinggal terlantar karena developer bermasalah.

Anda dapat mencari tahu kredibilitas developer dari Asosiasi Perhimpunan Penghuni Rumah Susun Seluruh Indonesia (APERSSI).

Jangan lupa mengenai sertifikat seperti Hak Guna Bangunan (HGB) yang dimiliki olehdeveloper, surat izin prinsip, surat Izin Mendirikan Bangunan (IMB) dan Surat Izin Penggunaan Penunjukan Tanah (SIPPT).

Jangan lupa cek juga sertifikat yang nantinya akan Anda terima yaitu Sertifikat Hak Satuan Rumah Susun (SHSRS).

#11 Perhatikan Status Tanah

Dalam melakukan pembelian apartemen, perlu diperhatikan status tanah bangunan apartemen. Pastikan bahwa tanah yang dipakai sebagai lahan bangunan apartemen bukanlah tanah sengketa atau masih berstatus sewa.

Pastikan juga dokumen tidak bermasalah, seperti menjadi jaminan di bank.

Bila perlu mintalah bantuan notaris atau pemerintah daerah setempat sebelum melakukan transaksi. Sebaiknya juga, Anda memilih apartemen dengan sistem kepemilikan Strata Title yang memungkinkan kepemilikan bersama secara horizontal, di samping kepemilikan secara vertikal.

Secara garis besar dapat diartikan sebagai: hak bersama atas bagian bersama, hak bersama atas benda bersama, hak bersama atas tanah bersama dalam 1 kawasan apartemen tersebut. (FIN/JL)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *